Skip to content
Mei 18, 2011 / andriyunantoro

Gejala Flek Pada Bayi

Memang biasanya penggunaan istilah flek paru ditujukan pada penyakit
tuberculosis (TBC). Mengapa sering disebut flek paru? Karena
biasanya kalau langsung ngomong TBC, cendrung si pasien dan keluarga
jadi merasa ‘gimana gitu’ karena masih banyaknya anggapan keliru
tentang TBC (yang harus dikucilkan lah.. dll).

Seiring dengan makin pinternya masyarakat, tenaga medis pun berusaha
untuk lebih bisa memberi penjelasan tentang penyakit dengan benar.
Itulah mengapa beberapa waktu belakangan gencar banget kampanye stop
TBC.

TBC di negara kita tuh udah endemis, maksudnya banyak banget
penderitanya. Ada yang aktif, lebih banyak lagi yang non-aktif. Apa
artinya?

Jadi TBC itu dsebabkan oleh bakteri yang mudah terpercik oleh air
ludah dari pasien aktif TBC masuk ke dalam saluran nafas siapa saja.
Di situ dia akan tumbuh dan berkembang, namun kalau daya tahan tubuh
bagus biasanya bakteri bakal ‘tidur’ jadi ga nampak gejala klinis
TBC, cuma mungkin kalo di tes bisa aja positif, itu yang namanya
penderita pasif. Kalo pas daya tahan tubuhnya turun, si bakteri
seneng deh trus dia makin aktif tumbuh dan jalan kemana2, paru2,
saluran cerna, kulit, tulang.. sehingga akan ada yang namanya gejala
klinis, yang begitu disebut penderita aktif.

Mengenai gejala klinis :
– batuk lebih dari 3 minggu
– ada demam yang ga terlalu tinggi,
– batuk berdahak kuning kehijauan
– sesak nafas
– keringat malam hari
– nafsu makan turun, berat badan turun
– dll
Yang di atas ga selalu muncul, itu namanya gejala khas dan klasik..
tergantung tingkat kehbatan kumannya.. untuk anak malah lebih sulit
karena memang gejala yang timbul ga pada umumnya.

Mengenai tes, ada yang namanya tes Mantoux, sangat sensitif jadi
baik aktif maupun pasif bisa aja positif. Kalo menurut guideline sih
seharusnya tes dahak, positif ada kumannya atau engga. trus foto
rontgen deh.

Nanti dari hasil wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan lain2
baru ditentukan apa bner TBC atau engga, dan masuk kelompok yang
dapet regimen pengobatan yang mana (karena beda2 kelompoknya)

Mengenai anak yang batuk lama, apalagi ga pake demam, sebenarnya
kecurigaan pertama adalah batuk alergi. Coba dilihat dari riwayat
keluarga ada yang alergi juga ga, trus liat faktor pencetus seperti
debu dan dingin. Usahakan bagi yang pakai AC harus rutin dibersihin
filternya, dan sekali waktu ruangan dibuka biar dapet ventilasi dan
cahaya yang cukup.
Banyak deh yang harus diperhatiin mengenai batuk alergi.

Sumber:

http://health.groups.yahoo.com/group/asiforbaby/message/28098

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: